Tahapan Implementasi ERP (Bag 2)
Pendekatan dan Metodologi untuk Sukses Implementasi ERP


.... Bag 1

Break the Rules

Pada tahap ini, adalah tugas manajemen perusahaan untuk menciptakan lingkungan kerja yang memperlancar jalannya agenda-agenda perubahan.

Jika ada aturan perusahaan yang membatasi ruang gerak inovasi, segera drop. Semua aturan perusahaan yang menghalangi jalannya agenda-agenda perubahan harus 'dibuang'. Dan sebaliknya, perusahaan memberi stimulus / insentif yang memotivasi karyawan untuk mengikuti dan mendukung arah perubahan yang dijalankan. 

Dalam hal implementasi sistem ERP sebagai pendukung agenda perubahan, salah satu barier yang perlu 'didobrak' adalah kenyamanan terhadap proses bisnis yang ada dan sistem IT yang sedang dipakai. Karyawan banyak yang enggan untuk mempelajari sistem baru, atau meragukan bahwa sistem ERP yang akan diimplementasikan akan lebih mempermudah pekerjaan mereka ke depan. Hal seperti ini perlu dimitigasi dengaan penegasan tentang perubahan proses dan pemanfaatan teknologi ke depan. Sosialisasi dan training harus dilakukan cukup intens.

Implementasi Perubahan dan Sistem ERP Secara Bertahap 

Implementasi perubahan proses dalam skala besar dapat berisiko pada kelangsungan operasional perusahaan. Oleh sebab itu perlu dilakukan secara bertahap, baik secara fungsional maupun cakupan organisasi / geografis. Lakukan pilotting dahulu. Jika sudah sesuai maka dikaukan rollout ke fungsi/organisasi lainnya.

Demikian juga sistem ERP sebagai teknologi pendukung perubahan-perubahan di atas, perlu dikukan implementasi secara bertahap.

Banyak perusahaan yang terjebak dalam pemilihan teknologi sistem ERP. Perusahaan menetapkan kriteria/requirement fitur yang sangat amat lengkap, yang dapat dipenuhi oleh hanya tier1 provider solusi ERP seperti SAP dan Oracle, namun pada praktiknya hingga tahun ke3 sejak lisensi ERP dibeli, fitur-fitur yang yang menjadi requirement tersebut belum diimplementasikan karena berbagai alasan. Sedangkan dalam kurun 3 tahun, perkembangan teknologi digital dan IT begitu pesat sehingga ada fitur-fitur baru yang lebih menarik.

Be wise !

Memantapkan Perubahan dan Kultur Kerja Baru

Adopsi perubahan butuh waktu. Kita semua tahu.

Kembali tugas manajemen perusahaan untuk memastikan perubahan terjadi dan terus berlangsung, tidak kembali ke proses atau cara cara lama. Sebagaimana siklus perubahan ; dipaksa --> terpaksa --> biasa --> budaya.  

Evaluasi dan Penyempurnaan

Evaluasi tentu perlu dilakukan untuk melihan efektifitas dari perubahan. Dengan evaluasi ini, perusahaan dapat mengidentifikasi area-area yang perlu diimprove, untuk kemudian diagendakan kembali perubahan/improvement selanjutnya. 


Sampaikan pemikiran Anda, 

atau kontak kami untuk diskusi gratis

Tahapan Implementasi ERP (Bag 2)
Achmad Tholchah, CGEIT 4 Maret, 2022
Share this post
Arsip
Masuk to leave a comment
Tahapan Implementasi ERP
Pendekatan dan Metodologi untuk Sukses Implementasi ERP