Enterprise Architecture
Arsitektur Perusahaan

Apa Itu Enterprise Architecture ?

Enterprise Architecture (EA) atau Arsitektur perusahaan adalah proses di mana organisasi menstandarisasi dan mengatur infrastruktur TI agar selaras dengan tujuan bisnis. Strategi-strategi ini mendukung transformasi digital, pertumbuhan TI, dan modernisasi TI sebagai sebuah departemen.

EA adalah praktik menganalisis, merancang, merencanakan, dan mengimplementasikan analisis perusahaan untuk berhasil mengeksekusi strategi bisnis. EA membantu bisnis menyusun proyek dan kebijakan TI untuk mencapai hasil bisnis yang diinginkan dan tetap mengikuti tren dan tantangan industri.

Pemerintah RI juga juga menggunakan kerangka kerja EA ini dalam menyenggarakan e-goverment, dengan dikeluarkannnya Peraturan Presiden No 95/2018 tentang Sistem Pemerintahaan Berbasis Elektronik  (SPBE) yang menjadi landasan pelaksanaan e-gov di seluruh instansi.

Tujuan EA

EA didorong (di-drive) oleh kebutuhan bisnis organisasi — dalam hal menjelaskan bagaimana informasi, bisnis, dan teknologi mengalir bersama. Ini telah menjadi prioritas bagi pebisnis yang mencoba mengikuti teknologi baru seperti cloud, IoT, pembelajaran mesin, dan tren baru lainnya yang akan mendorong transformasi digital.

Prosesnya didorong oleh “gambaran komprehensif dari keseluruhan perusahaan dari perspektif pemilik, perancang, dan pembangun”. Strategi penyusunan EA yang baik mempertimbangkan inovasi terbaru dalam proses bisnis, struktur organisasi, sistem informasi, dan teknologi. Ini juga akan mencakup bahasa standar dan praktik terbaik untuk proses bisnis, termasuk menganalisis di mana proses dapat diintegrasikan atau dihilangkan di seluruh organisasi. Tujuan akhir dari setiap strategi penyusunan EA adalah untuk meningkatkan efisiensi, ketepatan waktu, dan keandalan informasi bisnis.

Manfaat EA

EA dapat menawarkan dukungan untuk desain ulang dan reorganisasi, terutama selama perubahan organisasi besar, merger atau akuisisi. Ini juga berguna untuk membawa lebih banyak stakeholder di dalam organisasi dengan menstandardisasi dan mengkonsolidasikan proses untuk konsistensi yang lebih. EA juga digunakan dalam pengembangan sistem, manajemen TI dan pengambilan keputusan, dan manajemen risiko TI untuk menghilangkan kesalahan, kegagalan sistem, dan pelanggaran keamanan. Ini juga dapat membantu bisnis menavigasi struktur TI yang kompleks atau membuat TI lebih mudah diakses oleh unit bisnis lain.

Berikut Manfaat Utama EA ;

  • EA dapat menawarkan dukungan untuk desain ulang dan reorganisasi, terutama selama perubahan organisasi besar, merger atau akuisisi. Ini juga berguna untuk membawa lebih banyak disiplin ke dalam organisasi dengan menstandardisasi dan mengkonsolidasikan proses untuk konsistensi yang lebih. Memungkinkan kolaborasi yang lebih terbuka antara TI dan unit bisnis

  • Memberi bisnis kemampuan untuk memprioritaskan investasi

  • Mempermudah untuk mengevaluasi arsitektur yang ada terhadap tujuan jangka panjang

  • Menetapkan proses untuk mengevaluasi dan pengadaan teknologi

  • Memberikan pandangan yang komprehensif tentang arsitektur TI untuk semua unit bisnis di luar TI

  • Menyediakan kerangka kerja pembandingan untuk membandingkan hasil dengan organisasi atau standar lain

  • EA juga digunakan dalam pengembangan sistem, manajemen TI dan pengambilan keputusan, dan manajemen risiko TI untuk menghilangkan kesalahan, kegagalan sistem, dan pelanggaran keamanan. Ini juga dapat membantu bisnis menavigasi struktur TI yang kompleks atau membuat TI lebih mudah diakses oleh unit bisnis lain.

EA dan IT Masterplan

EA juga dapat digunakan sebgai kerangka kerja dalam penyusunan IT Masterplan suatu perusahaan. Dalam Permen BUMN 03/MBU/2013 Panduan Tata Kelola BUMN, menyebutkan penggunakaan kerangka kerja EA ini untuk melakukan penyusunan IT Masterpan BUMN.


Sampaikan pemikiran Anda, 

atau kontak kami untuk diskusi gratis

Enterprise Architecture
Achmad Tholchah, CGEIT 24 April, 2022
Share this post
Label
Arsip
Masuk to leave a comment
Tahapan Implementasi ERP (Bag 2)
Pendekatan dan Metodologi untuk Sukses Implementasi ERP